Paham atau Sok Tau?? Kenali Dunning-Kruger Effect

Pendahuluan

Pernah tidak kalian melihat teman kalian berpendapat tentang suatu bidang ilmu, kemudian kalian terbesit dalam hati, "dia memang paham atau sok tahu ya ?" Atau mungkin sebaliknya, kalian berpendapat atau menyampaikan sesuatu dengan sangat percaya diri padahal kalian masih baru mempelajarinya. Apakah kalian punya teman ketika diberitahu faktanya namun ia masih saja ngeyel ? Dan apakah kalian pernah melihat seseorang yang ahli di satu bidang kemudian sangat confidence menjelaskan bidang yang lain ? 

Mari kita belajar bersama tentang  teori Dunning-Kruger Effect

Jejak Historis

Dunning Kruger Effect dicetuskan oleh David Dunning dan Jostein Kruger pada tahun 1999, mereka adalah Profesor psikologi pada Universitas Cornell yang terletak di Ithaca, New York. Dunning Kruger Effect merupakan hasil dari analisis ilmiah mereka yang berjudul “Unskilled and unaware of it: how difficulties in recognizing one's own incompetence lead to inflated self-assessments. Mereka melakukan pengujian terhadap beberapa mahasiswanya terkait logika, selera humor dan tata bahasa. Kemudian ditemukan hasil bahwa mahasiswa yang memiliki nilai terendah cenderung melebih-lebihkan kemampuannya didepan orang lain.

Apa itu Dunning Kruger Effect ?

Hematnya, Dunning Kruger Effect adalah fenomena bias kognitif ketika seseorang  yang tidak berkompeten tidak menyadari kemampuan aslinya atau ilusi superiority, bahkan ironinya dia bukan hanya tidak menyadari atau mengenali kompetensinya, dia bahkan cenderung yakin bahwasanya dia benar memiliki kompetensi.

Dampak Dunning Kruger Effect 

Dalam berorganisasi dampak dunning kruger effect ini sangat signifikan apalagi dalam hal making decision project long term, misal dalam sebagai pemimpin tertinggi organisasi dikarenakan ia merasa sangat memahami semua bidang sehingga ia tidak lagi ingin mendengarkan pandangan dari yang lain kemudian dalam memutuskan suatu sikap cenderung memunculkan konflik karena terlihat otoriter.

Apa penyebab Dunning Kruger Effect ?

- Ego yang sangat tinggi. Seseorang cenderung malu jika ia terlihat tidak tahu apakah karena ia pada posisi yang tinggi di organisasi atau juga dia ingin terlihat lebih paham dari lawan bicaranya.

- Kurangnya pengetahuan 

- Merasa sudah ahli di semua hal nyatanya tidak

Berikut grafik dunning kruger effect

1. Point 1 menunjukkan bahwasanya pada saat kita baru mempelajari suatu hal, timbul kepercayaan diri yang sangat tinggi (diposisi inilah Dunning Kruger Effect)

2. Point 2 menunjukkan bahwasanya semakin kita mencoba mempelajari suatu bidang ilmu tersebut, kita semakin merasa ada hal yang kita kurang paham kemudian kepercayaan diri menurun

3. Point 3 menunjukkan kondisi kita terus mempelajari dan muncul keputusasaan karena merasa tidak tahu dan sulit dipahami dan tingkat kepercayaan diri semakin menurun

4. Point 4 menunjukkan kondisi kita bekerja keras untuk mempelajari dan akhirnya perlahan-lahan mengerti namun kepercayaan diri masih tetap di posisi yang tidak tinggi

5. Point 5 menunjukkan kondisi kita sudah final mempelajari dan sampai dititik paham, kemudian tingkat kepercayaan diri menaik, namun tidak setinggi pada point 1.

Sejatinya  kita harus merendah diri untuk terus membuka jendela akal dalam mempelajari semua hal. seiring kita dengar adagaium yang berbunyi  "tuntutlah ilmu kenegeri cina atau tuntutlah ilmu hingga ke liang lahat" adagium itu semata-mata menyampaikan bahwa kita harus terus membuka diri untuk terus belajar.
Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh filsuf yunani kuno yaitu Voltaire "Semakin aku banyak membaca,semakin aku banyak berpikir; semakin aku banyak belajar, semakin aku sadar bahwa aku tidak mengetahui apapun.

Penutup

Setelah membaca ini, mari merefleksikan diri sudah sampai mana kita memanipulasi diri didepan orang lain? apakah kita orang yang Paham? atau Sok tahu? 

Komentar